Minggu, 03 Februari 2013

Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan di Kab. Teluk Bintuni dan Kab. Fakfak



    Sebagian dari wilayah Kab. Teluk Bintuni dan Kab. Fakfak masuk dalam wilayah atau kampung yang terkena dampak langsung dari kegiatan pengeboran MIGAS oleh perusahaan LNG Tangguh. Kampung yang tekena dampak langsung (DAV)tersebut mendapatkan perhatian lebih dari pihak LNG yang bekerjasama dengan pemerintah dengan memberikan program-program baik berupa pelatihan keterampilan ataupun bantuan lainnya  kepada masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.
    Teluk Bintuni dan Fakfak memiliki potensi yang sangat besar yaitu ikan, udang dan hasil laut lainnya, hanya saja dalam pengelolaan masih tergolong minim karena para nelayan hanya menjual hasil tangkapannya dalam kondisi utuh atau HO (head on) dan HL (head less) sehingga harga dan keuntungan yang didapatkan masih rendah. Sehingga dari pihak LNG Tangguh bagian CRP bekerjasama dengan SUPM Sorong membuat program untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan mengelolah hasil laut.
    Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan selain untuk menambah pengetahuan masyarakat mengelola hasil laut menjadi beraneka ragam seperti bakso, sosis, nugget, dan sebagainya juga untuk membangun perekonomian rumah tangga. Pihak LNG menganjurkan agar masyarakat belajar berwirausaha melalui keterampilan yang telah diberikan membuat produk diversifikasi serta kemasan yang menarik dengan pemasaran dibantu dan difasilitasi oleh perusahaan LNG Tangguh.
Dari perhitugan, harga udang yang hanya dijual mentah bisa meningkat sampai 2 atau 3 kali lipat setelah udang tersebut diolah menjadi produk olahan seperti bakso udang, nugget udang dan lain-lain.
    Adapun Kampung yang diberikan Pelatihan, yang berada di Kab. Teluk Bintuni diantaranya Kampung Weriagar dan Mogotira dengan masing-masing 2 kampung pemekarannya, Taroi, Pera-pera, Tuanaikin, Onar Lama, Onar Baru, Tofoi dan 6 Kampung di distrik Babo sedangkan di Kab. Fakfak hanya kampung Otoweri.
    Semoga dengan adanya Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan ini, bisa menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat Papua pada umumnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar